Siapa manusia di dunia ini yang tidak pernah berolahraga? Semua pasti melakukan aktivitas yang menyehatkan ini. Tak peduli strata sosial dan kondisi keuangan, semua orang pernah berolahraga.
Mulai dari kalangan sultan yang olahraganya bermain golf, sampai dengan kebanyakan kita-kita yang berolahraga dalam bentuk futsal atau mini soccer. Itupun pasti patungan dalam menyewa lapangan, terkecuali ada yang ultah misalnya, bisa-bisa dia yang traktir bayar sewa lapangan plus minuman untuk rekan-rekannya.
Bagaimana dengan kaum paling nolep sedunia, yakni rebahaners? Apakah ada olahraga yang cocok bagi mereka? Jawabannya ada, yakni salah satu olahraga tertua yang sudah ada sejak manusia diciptakan.
Tak lain, tak bukan, olahraga purba itu bernama 'jalan kaki'. Siapa sih yang ga pernah jalan kaki? Ke warung misalnya, untuk sekadar beli shampoo atau cemilan pasti banyak yang melakukannya dengan jalan kaki (Di luar yang naik motor dan pesen online ya, yang kadang 100 aja ga nyampe, tapi malas sekali bergerak)
Nah, seperti disebutkan tadi, olahraga yang sangat sesuai untuk pemula atau rebahaners adalah berjalan kaki. Berjalan kaki adalah bentuk latihan aerobik yang rendah intensitas tetapi memberikan sejumlah manfaat kesehatan.
Berikut adalah uraian mengenai berjalan kaki dan apa aja keuntungannya.
Rendah Intensitas
Berjalan kaki adalah olahraga rendah intensitas yang cocok untuk pemula yang mungkin belum terbiasa dengan aktivitas fisik intens.
Mudah diakses
All of you hanya memerlukan pasangan sepatu yang nyaman dan area terbuka atau treadmill untuk memulai berjalan kaki.
Rendah Risiko Cedera
Berjalan kaki memiliki risiko cedera yang rendah dibandingkan dengan beberapa olahraga yang lebih intens.
Cara Memulai
Langkah Pertama
Mulailah dengan tujuan yang realistis. Misalnya, tetapkan tujuan untuk berjalan selama 20-30 menit setiap hari atau beberapa kali seminggu.
Pemanasan
Lakukan pemanasan singkat sebelum berjalan kaki, seperti gerakan peregangan ringan, untuk mempersiapkan otot dan sendi.
Pilih Lintasan yang Tepat
Pilih area berjalan yang datar dan aman. Pemula dapat memulai di taman, jalur sekitar rumah, atau menggunakan treadmill.
Menjaga Kecepatan yang Nyaman
Berjalan dengan kecepatan yang nyaman. Anda masih harus bisa berbicara tanpa terengah-engah selama berjalan.
Gradual Penambahan Intensitas
Setelah beberapa minggu, pertimbangkan untuk menambahkan sedikit intensitas dengan meningkatkan kecepatan atau menambah waktu berjalan.
Jadwalkan Rutinitas
Tetapkan waktu tetap dalam sehari untuk berjalan kaki. Ini dapat membantu membangun kebiasaan dan membuatnya menjadi bagian alami dari rutinitas harian.
Ajak Teman
Berjalan kaki dengan teman dapat membuat aktivitas lebih menyenangkan dan meningkatkan akunstabilitas.
Catat Kemajuan
Catat jarak yang ditempuh, waktu, atau perasaan setiap kali berjalan kaki. Ini dapat membantu memantau kemajuan Anda dan memberikan dorongan positif.
Tambahkan Inklusi atau Rute yang Berbeda
Setelah beberapa waktu, pertimbangkan untuk mengeksplorasi berbagai rute atau menambahkan elemen inklusi seperti naik bukit kecil atau tangga untuk meningkatkan tantangan.
Peregangan
Lakukan peregangan setelah berjalan kaki untuk menjaga fleksibilitas dan mencegah kekakuan otot.
Pemulihan yang Cukup
Berikan waktu bagi tubuh untuk pulih, terutama jika Anda baru mulai berolahraga. Pemulihan yang cukup penting untuk mencegah cedera.
Gimana, mudah bukan? Ayo mulai berolahraga dengan berjalan kaki, jangan rebahan mulu di kamar
